KEBERANGKATAN SATGAS YONIF 133/YS PAMTAS RI-PNG DI LANUD PADANG

Pada tanggal 23 November 2014 seluruh personel Satgas Yonif 133/YS di bawah pimpinan Mayor Inf Arief Hidayat, S.I.P. yang berjumlah 450 orang berangkat dari Lanud Padang menuju daerah penugasan Papua untuk menjaga keutuhan NKRI dari pergeseran Patok perbatasan antara RI-PNG yang selalu menjadi bahan pembicaraan publik
                                               IMG_0793

 

 

 

 

IMG-20141123-02363

 

 

Keberangkatan Satgas Yonif 133/YS di Lanud Padang dihadiri oleh Danrem 032/Wbr (Brigjen TNI Widagdo Hendro .S) dan segenap keluarga anggota Yonif 133/YS, dengan perasaan sedih dan haru melepas keberangkatan anggota Satgas Yonif 133/YSyang akan menuju kedaerah penugasan selama 9 bulan lamanya.

 

IMG-20141123-02348

 

 

 

 

 

Kami  seluruh anggota Korum Yonif 133/YS dan keluarga yang di tinggalkan akan selalu mendo’akan, selama di daerah penugasan selalu dalam keadaan sehat dan selalu dilindungi oleh yang maha kuasa.Amin. Jaga nama baik satuan di Daerah penugasan semoga Yonif 133/YS selalu jaya dimanapun berada.

Disiplin, Setia, Terhormat

Iklan

UPACARA PELEPASAN SATGAS PAMTAS RI-PNG YONIF 133/YS TA. 2014

Upacara pemberangkatan Satgas Yonif 133/YS dipimpin oleh Danrem 032/Wbr (Brigjen TNI Widagdo Hendro .S) beserta unsur Polri yang di hadiri oleh Kapolda Sumbar, Bapak Walikota Padang, Jajaran Dandim 032/Wbr, Danyonif 131/Brs, FKPPI dan para undangan di Mako Yonif 133/YS dalam rangka pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG Tahun 2014.

IMG_0652    Dalam upacara pelepasan Satgas Yonif 133/YS Pamtas RI-PNG Danrem 032/Wbr berpesan kepada seluruh anggota Satgas Yonif 133/YS agar selalu senantiasa menjaga keutuhan NKRI yang berada di ujung paling timur Indonesia, karena di daerah Papua tersebut sangat rentan dengan pergeseran Patok perbatasan yang selalu menjadi bahan pembicaraan publik.

Di samping itu personel Satgas Yonif 133/YS yang berangkat menuju perbatasan RI-PNG yang berjumlah 450 orang, harus kembali ke kesatuan dengan lengkap dan tanpa meninggalkan permasahalahan di daerah penugasan dengan menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan delapan wajib TNI.

Disiplin, Setia, Terhormat

BINTAL KEAGAMAAN DI MASJID MAKO YONIF133/YS

Bintal keagamaan di Masjid Mujahidin Mako Yonif 133/YS bertujuan menambah iman dan taqwa kita kepada Allah Swt dan para Rasul. Kegiatan ini membuat para anggota Yonif 133/YS terharu akan ajakan atau perintah yang disebarkan oleh Rasul allah Nabi Muhammad Saw yang merupakan penerus agama islam di dunia.

Untuk itu kita selaku umat Islam tetaplah menambah keimanan kita demi lancarnya kehidupan didunia, hidup damai, tentram dan sejahtera.

DSC_0009

Dengan Bintal ini kita juga dapat mempertimbangkan mana hal yang baik dan mana hal buruk sehingga kita dapat memilih atau berfikir secara adem dan merespon hal tersebut dengan cepat dan tanggap.

Satu hal yang perlu kita sadari hidup kita didunia ini hanya sebentar dan punya batas-batasnya, karna kita berasal dari tanah dan pasti akan kembali ke tanah.

Sebagai Prajurit kita wajib mempedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

Disiplin, Setia, Terhormat

KUNJUNGAN WAASOPS PANGLIMA TNI DALAM RANGKA SATGAS PAMTAS RI-PNG YONIF 133/YS

Pada hari kamis tanggal 20 November 2014, Seluruh anggota Satgas Yonif 133/YS menerima kunjungan dari Waasops Panglima TNI (Laksamana Pertama Darwanto) yang merupakan perwakilan yang ditunjuk untuk melaksanakan pengecekan gelar pasukan.

IMG_0262  Dalam kunjungannya ke Yonif 133/YS, Waasops mengecek seluruh bekal yang akan di bawa ke daerah Papua terutama obat-obatan karna di sana daerah yang rawan oleh penyakit Malaria yang dapat merugikan personel.

IMG_0354

Itulah gunannya diadakan penataran bagi personel Satgas minimal dalam suatu pos terdapat dua orang Kesehatan yang dapat memberikan pengobatan kepada personel yang sakit.

Setiap anggota pos wajib saling mengenal baik dari pangkat maupun suara mereka guna menambah kepekaan dalam melaksanakan tugas di Daerah Papua.

Waasops juga memberikan amanat bagi personel Satgas Yonif 133/YS agar selalu waspada terhadap gangguan separatis disana karena setiap pergerakan mereka selalu berlindung dengan masyarakat setempat dan lari ke PNG.

Untuk itu kita tidak dapat mengejar mereka ke Negara tetangga karna setiap Negara memiliki undang-undang untuk memasuki setiap Negara yang di lengkapi dengan Paspor.

Bagi Yonif 133/YS diharapkan dapat selalu berdoa dan menjaga kekompakan agar Pengamanan Perbatasan dapat berjalan dengan lancar berapa yang berangkat segitu pulalah yang pulang dengan lengkap sehat wal’afiat.

Tetap menjaga dan menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Displin, Setia, Terhormat.

 

HANMARS YONIF 133/YS

DSC_0091

Pada Senin tanggal 17 November 2014, Seluruh anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS setelah melaksanakan Upacara dan Jam Komandan Batalyon Infanteri 133/YS (Mayor Inf Arief Hidayat, S.I.P.) Melaksanakan Hanmars yang di komandokan oleh Pasiops (Lettu Inf Dede A. Ramdan) guna mendukung kekuatan dan ketahan fisik untuk menjalankan tugas di daerah Operasi di Papua.

Hal ini dikarenakan telah semakin dekatnya hari keberangkatan ke Daerah Pamtas RI-PNG, dengan sudah diterimanya pembekalan dari Asops ( Kolonel Inf Frengki E.B ) dan Asintel ( Kolonel Inf Imanuel Ginting ) Kodam XVII/Cendrawasih yang menceritakan situasi dan kondisi di Daerah Papua yang tidak menentu.

Prajurit Yonif 133/YS sangat Antusias dengan dilaksanakannya Hanmars ini karena dari sinilah mereka bisa memupuk rasa kebersamaan, kekompakan dan ketahanan fisik.

Untuk itu setiap kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan wajib di ikiuti demi menjaga fisik dan mental prajurit, apalagi kita sebagai TNI harus mampu mempertahankan Negara ini dengan seluruh kekuatan yang kita miliki.

Disiplin, Setia, Terhormat

 

JAM KOMANDAN BATALYON INFANTERI 133/YS

  Pada Senin tanggal 17 November 2014, Seluruh anggota Satgas dan Korum Yonif 133/YS setelah melaksanakan Upacara bendera Melaksanakan Jam Komandan di Aula Al Hadi Said pada Pukul 08.00 Wib setelah melaksanakan Upacara Bendera di Mako Yonif 133/YS.

DSC_0050  Dalam amanatnya Komandan Batalyon Infanteri 133/YS (Mayor Inf Arief Hidayat, S.I.P.) menyampaikan tentang kunjungan-kunjungan yang akan kita laksanakan dalam rangka Satgas Pamtas RI-PNG yang keberangkatannya menunggu kunjungan terakhir dari Mabes TNI, Komandan menyampaikan agar seluruh personel Satgas Maupun Korum tetap siaga dan waspada karna kapan saja kita dikunjungi kita siap.

Itulah guna kita melaksanakan Latihan Dalam Satuan Demi lancarnya kegiatan kunjungan tersebut, ada semboyan yang menyatakan “Siap untuk tidak digunakan daripada tidak siap tapi digunakan “.

Dan penekanan Komandan selajutnya adalah tentang pelanggaran yang sering terjadi di lingkungan TNI adalah Disersi, Narkotika, dan Insubordinasi yang merupakan hal pokok yang harus di cegah demi terciptanya Satuan yang aman dan tentram.

Untuk itu Komandan berharap agar setiap anggota mengerti akibat dari setiap tindakan pelangaran tersebut yang dapat merusak atau merugikan diri sendiri maupun Satuan dan jauhkanlah hal tersebut karna tidak baik bagi keutuhan Bangsa dan Negara kita.

Tetap menjaga dan menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Displin, Setia, Terhormat.

KUNJUNGAN ASOPS KODAM XVII/CENDRAWASIH DALAM RANGKA PEMBEKALAN SATGAS PAMTAS RI-PNG YONIF 133/YS TA. 2014

  Asops Kodam XVII Cendrawasih Kolonel Inf Frengki E.B melaksanakan pembekalan di Mako Yonif 133/YS dalam rangka Satgas Pamtas RI-PNG Tahun 2014.

DSC_0011   Dalam pembekalan ini Asops Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Frengki E.B. Menyampaikan kondisi wilayah Papua yang tidak pasti cuacanya yang berkabut 23,25,30’ derjat Celsius, untuk iklim tropis, Hujan dan Panas yang tak menentu, cahaya pada pukul 05.00 Wit dan Untuk medan Pesisir Pantai.

  Dan Untuk roda pemerintahannya Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, yang merupakan ciri khas kegiatan yang sering dilakukan disana oleh masyarakat Papua.

  Sementara Itu untuk kita latihan yang harus disiapkan adalah Patroli yang merupakan hal terpenting disana guna mengantisipasi terjadinya pergeseran patok RI-PNG dan kegiatan selanjutnya adalah Bintertas yaitu penyuluhan dan ibadah di gereja setempat

  Kegiatan selanjutnya bercocok tanam di pos atau bersama masyarakat disekitar pos,gotong royong dan mengajar disekolah guna melanjutkan pelajaran yang telah mereka dapat sebelumnya, dan memantapkan lagi Dasar Negara Indonesia Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

  Dan kitapun TNI AD tetap menjunjung Tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

   Disiplin, Setia, Terhormat

KUNJUNGAN ASINTEL KODAM XVII/CENDRAWASIH DALAM RANGKA PEMBEKALAN SATGAS PAMTAS RI-PNG YONIF 133/YS TA. 2014

IMG_9239  Asintel Kodam XVII Cendrawasih Kolonel Inf Imanuel Ginting melaksanakan pembekalan di Mako Yonif 133/YS dalam rangka Satgas Pamtas RI-PNG Tahun 2014.

Dalam pembekalan ini Asintel Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Imanuel Ginting Menyampaikan Fisi dari Kodam Cendrawasih Yaitu “Profesional dan Bersama Rakyat Kodam XVII Kuat “

  Sementara Itu beliau juga menyampaikan Kebijakan dari Pangdam XVII/Cendrawasih yang salah satunya “Sinegritas antara TNI, POLRI, dan Pemerintah Darah. Untuk menjaga situasi disana kita sangat bergantung pada sikap perorangan kepada masyarakat agar tidak timbul perpecahan.

  Kita harus pandai mengambil hati masyarakat disana agar dapat membina mereka demi terciptanya keadaan yang aman dan masyarakat disana dapat tetap menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Kita yaitu Indonesia.

  Dan kitapun TNI AD tetap menjunjung Tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

 Disiplin, Setia, Terhormat