PERSONEL YONIF 133/YS MELAKSANAKAN MINGGU MILITER

  1 Pada tanggal 26 Januari 2015 seluruh personel Korum melaksanakan minggu Militer, dalam pelaksanaan minggu Militer kali ini staf-2/Ops memberikan materi PBB yang dipimpin langsung oleh Sertu Fandri Pratama, dan dilaksanakan di Mako Yonif 133/YS, materi PBB sangat diperlukan oleh setiap Prajurit karena materi ini setiap hari dilaksanakan oleh setiap Prajurit TNI.

 2   Dalam pelaksanaan minggu Militer kali ini seluruh personel Korum Yonif 133/YS melaksanakan dengan penuh semangat, meskipun terik matahari pagi sangat cerah, Sertu Fandri Pratama memberikan penekanan kepada anggota yang baru (Taja) agar cepat menyesuaikan dengan organik yang sudah lama di satuan, supaya anggota yang baru (Taja) tidak terlena oleh keadaan dan situasi yang ada di satuan yang baru (Yonif 133/YS)

Disiplin, Setia, Terhormat

Iklan

PERSONEL YONIF 133/YS MELAKSANAKAN LATIHAN YONG MOODO

    Memiliki kemampuan seni beladiri militer bagi setiap prajurit TNI, adalah suatu keharusan. Demikian halnya prajurit Yonif 133/YS. Bahkan ketrampilan beladiri militer ini, secara rutin terus diasah dan dilatih kepada setiap prajurit.

1

Para prajurit, mulai dari tingkat Tamtama, Bintara, sampai Perwira, berlatih seni beladiri asal negeri ginseng, Korea Selatan Yong Moodo, di bawah bimbingan Sertu Ricky Meidianis. Meski latihan dilaksanakan dalam cuaca panas di bawah terik matahari, namun para prajurit tetap melaksanakannya dengan penuh semangat.  latihan beladiri militer ini dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut. “Setiap prajurit harus memiliki kemampuan dasar beladiri militer, salah satunya seni beladiri Yongmoodo.

2

Beladiri Yongmoodo merupakan campuran seni beladiri dari Korea Selatan yang diadopsi sebagai olahraga beladiri resmi di jajaran TNI AD. Seni beladiri Yongmoodo sendiri mengandalkan ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat. Yongmoodo ini menjadi salah satu seni beladiri wajib di jajaran TNI AD.

Disiplin, Setia, Terhormat

PERSONEL YONIF 133/YS MELAKSANAKAN LATIHAN YONG MOODO

   Memiliki kemampuan seni beladiri militer bagi setiap prajurit TNI, adalah suatu keharusan. Demikian halnya prajurit Yonif 133/YS. Bahkan ketrampilan beladiri militer ini, secara rutin terus diasah dan dilatih kepada setiap prajurit.

1

Para prajurit, mulai dari tingkat Tamtama, Bintara, sampai Perwira, berlatih seni beladiri asal negeri ginseng, Korea Selatan Yong Moodo, di bawah bimbingan Sertu Ricky Meidianis. Meski latihan dilaksanakan dalam cuaca panas di bawah terik matahari, namun para prajurit tetap melaksanakannya dengan penuh semangat.  latihan beladiri militer ini dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Setiap prajurit harus memiliki kemampuan dasar beladiri militer, salah satunya seni beladiri Yongmoodo.

2

Beladiri Yongmoodo merupakan campuran seni beladiri dari Korea Selatan yang diadopsi sebagai olahraga beladiri resmi di jajaran TNI AD. Seni beladiri Yongmoodo sendiri mengandalkan ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat. Yongmoodo ini menjadi salah satu seni beladiri wajib di jajaran TNI AD.

Disiplin, Setia, Terhormat

SATU REGU SATGAS YONIF 133/YS MELAKSANAKAN PATROLI DAN ANJANGSANA

   Pada hari Rabu tanggal 24 Januari 2015 Satgas Yonif 133/YS Pos Kout melaksanakan patroli dan anjangsana keamanan di daerah Arso Tami Kab. Keerom Papua cukup kondusif dan aman, personel yang berjumlah satu regu yang dipimpin oleh Serda Fadlan al Huda menemukan perkampungan kecil di plosok Arso yang hanya terdapat tiga rumah dengan penduduk yang berkehidupan sederhana, personel satgas yang melaksanakan patroli dan anjangsana memberikan bantuan seadanya kepada warga sekitar.

1   Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat oleh anggota Satgas Pamtas RI-PNG yang dipimpin oleh Serda Fadlan Al Huda. Meskipun cuaca yang tidak bersahabat panas terik yang cukup menyengat di badan, tetapi tidak menghalangi semangat Prajurit Satgas Yonif 133/YS yang selalu mengemban tugas demi Negara untuk menjaga keutuhan NKRI.

Disiplin, Setia, Terhormat

 

ARISAN GABUNGAN PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA CABANG LXVIII YONIF 133 KOORCAB REM 032

Untuk mempererat hubungan kekeluargaan sesama anggota Persit KCK Cab LXVIII Yonif 133, dilaksanakan pertemuan Gabungan yang dilanjutkan dengan Arisan ibu-ibu Persit pada hari Sabtu, 10 Januari 2014 yang bertempat di Aula Al Hadi Said Yonif 133/YS. Lettu Inf Kurniawan Edi Saputra selaku Ka Korum Yonif 133/YS, Ny. Arief Hidayat sebagai selaku Ketua Persit KCK Cabang LXVIII Yonif 133 beserta seluruh pengurus Cabang KCK Yonif 133 hadir dalam acara tersebut.

1

Dalam arahannya Korum berpesan kepada seluruh ibu-ibu Persit KCK Yonif 133 agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga, meningkatkan dan memelihara kekompakan sesama anggota Persit dan meningkatkan kepedulian sosial dalam hidup bermasyarakat.

2

Ketua Persit KCK Cab LXVIII Yonif 133 dalam pengarahannya menyampaikan kepada seluruh anggota persit agar bersama-sama mendukung tugas suami baik yang sedang melaksanakan tugas Satgas Pamtas RI-PNG maupun yang sekarang Korum., selain itu Ketua berpesan agar anggota persit jajarannya dapat menjadi seorang ibu yang kuat, tangguh, handal melakukan yang terbaik dalam mendidik anaknya agar menjadi anak yang soleh dan soleha demi masa depan bangsa.

3  Disiplin, Setia, Terhormat

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 12 RABIUL AWAL 1436 H DI YONIF 133/YS

   Personel Korum Yonif 133/YS dan seluruh Persit KCK cabang LXVIII Yonif 133 Koorcab Rem 032 yang beragama Muslim melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid Mujahidin Yonif 133/YS. Dan dihadiri langsung oleh Ka Korum Yonif 133/YS dan ketua Persit cabang LXVIII Ny. Arief Hidayat.

1

Sebagai penceramah dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dihadiri oleh ustad Drs. Syahrial Saher, dalam ceramah tersebut menjelaskan tentang kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul Awal tahun gajah. Dimana Masa itu dikenal sebagai masa jahiliyah. Masa jahiliyah merupakan masa di mana kemampuan manusia di berbagai bidang ilmu pengetahuan, seni, sosial, budaya, niaga, politik/kekuasaan tidak dibimbing oleh nurani dan iman yang lurus. Oleh sebab itu pada periode awal yang dibenahi terlebih dahulu adalah masalah aqidah.

2

   Kita dianjurkan untuk bergembira atas rahmat dan karunia Allah SWT kepada kita. Termasuk kelahiran Nabi Muhammad SAW yang membawa rahmat kepada alam semesta.

Allah SWT berfirman:
ﻗُﻞْ ﺑِﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﻭَﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻪِ ﻓَﺒِﺬَﻟِﻚَ ﻓَﻠْﻴَﻔْﺮَﺣُﻮﺍْ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻤَّﺎ ﻳَﺠْﻤَﻌُﻮﻥَ

“ Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. ’” (QS.Yunus:58).

3

Disamping itu Personel Korum dan Seluruh persit yang beragama Muslim juga mendo’akan untuk personel Yonif 133/YS yang sedang melaksanakan satgas Pamtas RI-PNG supaya selalu diberikan perlindungan oleh Allah Swt dan dapat kembali dengan selamat ke dari daerah penugasan. Amin

Disiplin, Setia, Terhormat

 

PERSONEL KORUM YONIF 133/YS MELAKSANAKAN LATIHAN BIDIK KERING


                    Program Kasad untuk menyelenggarakan pelatihan Hirbak yang tersebar seluruh jajaran TNI-AD guna mendukung profesionalisme TNI-AD. Rindam I/BB sebagai penyelenggara penataran pelatih Hirbak di seluruh jajaran Kodam I/BB melaksanakan pelatihan Tar Hibak selama 21 hari untuk seluruh jajaran Batalyon se Kodam I/BB.

3

Yonif 133/YS mengirimkan perwakilannya ke Rindam I/BB sebanyak 5 orang yang dipimpin oleh Letda Inf Aidil Adha untuk mengikuti pelatihan Tar Hirbak. Sebelumnya Yonif 133/YS sudah mengirimkan 1 orang personel (Sertu Joko Susanto) ke Pusdikif Cipatat Bandung untuk mengikuti penataran Tar Hirbak selama 21 hari.

1

Hasil penataran personel Tar Hirbak yang diselenggarakan Pusdikif dan Rindam I/BB tersebut akan di ajarkan kepada seluruh anggota Yonif 133/YS, supaya program Komando atas berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran latihan yang diinginkan.

2

Pada latihan awal, materi yang diajarkan oleh anggota Yonif 133/YS yang sudah pernah Tar Hirbak, untuk sementara memberikan latihan Pra Hirbak dengan materi Drill kering terutama melatih pegangan teguh dan Nabi Tepi. Diharapkan dengan latihan Pra ini personel Yonif 133/YS dapat hasil yang maksimal dalam latihan Pra Hirbak ini.

Disiplin, Setia, Terhormat

 

 

 

 

 

 

KUNJUNGAN GUBERNUR KE MAKO YONIF 133/YS DALAM RANGKA RAPAT KERJA JKMP4 DAN PELATIHAN PETANI BESERTA BABINSA SESUMBAR

      Pada tanggal 23 Desember 2014 Gubernur Sumatra Barat beserta Kasrem 032/Wirabraja dan didampingi para Kadis Pemkab Sumbar berkunjung ke Mako Yonif 133/YS dalam rangka meninjau pelaksanaan pelatihan pertanian, perikanan dan peternakan yang di berikan kepada para petani dan anggota TNI-AD jajaran korem 032/Wirabraja se Sumbar.

 

1    Setelah tibanya di Mako Yonif 133/YS, rombongan Gubernur beserta Kasrem 032/Wirabraja istirahat sejenak di ruangan transit Yonif 133/YS sambil membahas tentang pelaksanaan pelatihan tersebut untuk meningkatkan Swasembada pangan Nasional khususnya di wilayah Sumbar.

   Kemudian rombongan langsung menuju tempat pelatihan tersebut dan melihat secara langsung pelaksanaan praktek-praktek yang di berikan oleh tim JKMP4.Selesai melihat kegiatan tersebut, Gubernur Sumbar langsung memberikan arahan dan motivasi kepada peserta pelatihan yang di dampingi oleh Kasrem 032/Wirabraja.

 

Adapun arahan atau motivasi yang di berikan oleh Gubernur yang bertemakan Membela Negara dengan konteks ketahanan pangan Nasional dan berjuang dengan semangat merupakan pengabdiaan yang tinggi dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional.Benar bahwa merubah pola pikir masyarakat dalam lingkungan pertanian sangat susah termasuk merubah penggunaan pestisida yang berbahan kimia ke organic, sehingga harus dibuktikan terlebih dahulu, oleh karena itu rencana kedepannya Prajurit harus bisa membuktikan ke masyarakat dalam proses perkembangan pertanian menjadi hasil proses mandiri pangan, dengan cara merubah penanaman yang semula benih satu rumpun menjadi benih satu batang dengan hasil 1 Ha bisa mencapai minimal 12 Ton dan pencapaian hasil yang pernah di peroleh 22 Ton per Ha, dengan menggunakan pupuk organik.

2  3

Pemerintah kedepan nya akan membuat Irigasi pertanian di daerah-daerah sehingga dapat melancarkan proses perkembangan pertaniaan, oleh karena itu maka diharapkan kepada para peserta pelatihan agar betul-betul melaksanaan pelatihan ini karena agar dapat membuktikan kepada masyarakat maupun Negara.karena tujuan salah satu diantaranya adalah Negara tidak lagi Import tetapi akan meng Eksport hasil bumi.


4   75