Sejarah Satuan

 SEJARAH SATUAN BATALYON INFANTERI 133 / YUDHA SAKTI

       Pembentukan    kesatuan    atau    batalyon baru didasari  adanya pemberontakan oleh   kelompok-kelompok pemberontak  di dalam negeri. Maka atas perintah komando atas terbentuklah    batalyon    infanteri baru   untuk   menambah   kekuatan      Kodam III/17    Agustus    di wilayah  Sumatera bagian Barat dalam rangka menjaga keamanan dan   mempertahankan    daerah    dari   serangan   pemberontak.  Hingga   tahun 1961 tugas    operasi    pemulihan   keamanan oleh Kodam III/17 Agustus belum juga selesai. Adapun yang melatar belakangi pembentukan

a.      Setelah terbentuknya Kodam III/17 Agustus berdasarkan Skep Kasad nomor skep 265/4/1959 tanggal 15 april 1959 yang disempurnakan lagi dengan Skep Kasad  nomor skep   24/I/1961 tanggal   2 januari 1961,   maka Kodam III/17   Agustus tentang perintah menyusun dan menyempurnakan organisasi dengan membentuk satuan tempur batalyon infanteri yaitu, Batalyon ”A” dan Batalyon ”B” yang kemudian di beri nama Yonif 131/ Braja Sakti   dan    Yonif    132/  Bima Sakti selanjutnya di bentuk pula Yonif 130/Kodamag yang kemudian di beri nama Yonif 133/ Yudha Sakti.

b.      Sesuai dengan Surat Perintah Komando Operasi 17 Agustus nomor : SP-732/9/1958 tanggal 29 September 1958 tentang pembentukan Batalyon Infanteri ROI-II/130 Kodamag sebagai Danyon pertama Mayor Inf Sugiono Nrp : 10976 beserta staf dan anggota yang terdiri dari angkatan 45 dan Tamtama remaja yang berasal dari Milwa lulusan Secata Dodik III bogor.

c.      Dasar Perintah Pangdam VII/Diponegoro Kolonel Inf Pranoto tanggal 11 Mei 1961 Batalyon 130/Kodamag , Staf Yon menyelenggarakan pemindahan satuan ke Sumatera barat menuju ke pangkalan Yonif 130 di Kota Padang Panjang.

d.      Dasar Surat Telegram Danrem 032/ Wirabraja Nomor : ST/42/1992 tanggal 1 April 1992, tentang kegiatan penggeseran kompi – kompi Yonif 133/YS.

e.      Dasar Surat Perintah Danrem 032/ Wirabraja Nomor : Sprin/217/IV/1992 tanggal 30 April 1992, tentang pelaksanaan serah terima Pangkalan Yonif 133/Yudha sakti dengan Secata B Rindam I/ Bukit Barisan di Air Tawar dan Lapai Padang.

Tahun 1960.

1)         Sesuai dengan Radiogram KASAD masing masing nomor :   TR/184/1960  tanggal  10 Agustus 1960 dan  nomor:TR/1859/1960 tanggal 11 Agustus 1960. tentang perintah penyusunan suatu Batalyon Infanteri ROI-I kepada Pangdam VII/Diponegoro Kolonel Inf Pranoto dan Pangdam III/17 Agustus Kolonel Inf Suryo Sumpeno.

2)         Radiogram Pangdam III/17 Agustus Nomor :TR/707/1960 Tanggal 20 Agustu 1960 tentang pembentukan Batalyon Infanteri dalam jajaran Kodam III/17 Agustus.

3)         Surat Telegram Pangdam VII/ Diponogoro Nomor : ST/108/VIII/1960 Tanggal 30 Agustus 1960.Tentang perintah peyusunan dan pembentukan suatu Batalyon Infanteri ROI-1 yang dipersiapkan dan akan di pindahkan untuk memperkuat Kodam III/17 Agustus.

b.      Tahun 1961.             Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor : KPTS-40/I/1961 tanggal 22 April 1961 tentang peyerahan Batalyon Infanteri 130 dari pangdam VII/ Diponogoro kepeda Pangdam III/17 Agustus  kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti.

  Proses Pembentukan.

a.         Sesuai dengan Radiogram KASAD masing-masing nomor:TR/184/1960  tanggal  10 Agustus 1960 dan  nomor:TR/1859/1960 tanggal 11 Agustus 1960. tentang perintah penyusunan suatu Batalyon Infanteri ROI-I kepada Pangdam VII/Diponegoro

b.         Surat Telegram Pangdam VII/ Diponogoro Nomor:ST/108/VIII/1960              Tanggal 30 Agustus 1960.Tentang perintah peyusunan dan pembentukan suatu              Batalyon Infanteri ROI-1 yang dipersiapkan dan akan di pindahkan untuk              memperkuat Kodam III/17 Agustus dengan  nama Yon ROI-II/130 Kodamag.

c.         Tanggal 16 Mei 1961 pasukan dan keluarga Yonif 130/Kodamag mendarat diteluk bayur, selanjutnya menuju ke pangkalan Yonif 130 dikota Padang Panjang

d.         Sesuai surat keputusan pangdam III/17 Agustus nomor: Sekp/201/XI/1966 Tanggal 5 November 1966. tantang perubahan sususnan Yon ROI-II menjadi Yon ROI-64 maka dengan keluarganya  skep Pangdam III/17 Agustus tersebut susunan Yonif 130/Yudha Sakti manggunakan sususnan organisasi ROI 64 peralihan dengan catatan kompi-IV dihapuskan dan personilnya dimasukkan ke kompi Markas.

e.         Dasar surat keputusan pangdam III/17 Agustus Nomor:Skep/117/X/1967 Tanggal 21 Oktober 1969, tentang penggantian nomor Yonif 130/Yudha Sakti Menjadi Yonif 133/Yudha Sakti .

f.          Berdasarkan Surat keputusan pangdam III/17 Agustus nomor:Skep/41/X/1969 Tanggal 16 Mei 1969. tentang penggabungan kompi Raiders ”R”-Bukit Gombak masuk Organisasi Yonif 133/Yudha Sakti secara taktis maupun administrasi terhitung mulai tanggal 16 mei 1969.

g.         Berdasarkan surat keputusan Kepala Staf TNI-AD Nomor: Skep/12/XII/1984 Tanggal 17 desember 1984, tentang perubahan susunan Yon ROI 73 KE TOP ROI M-I 83

h.         Surat Keputusan KASAD nomor :Skep/6/XII/1985 tanggal 15 Desember 1985, pangdam III/17 Agustus tanggal 19 Maret 1985, tentang perubahan susunan organisasi Yonif 133/Yudha Sakti  TOP ROI M-I 83 menjadi Yonif Terr.

 Kondisi Awal.

a.         Tanggal 16 Mei 1961 pasukan dan keluarga Yonif 130/Kodamag mendarat di Teluk Bayur Padang, selanjutnya menuju ke pangkalan Yonif 130 dikota Padang Panjang, dengan susunan sebagai berikut:

1)         Staf Batalyon + Kompi Markas dan Kompi II berkedudukan di Padang Panjang

2)         Kompi I berkedudukan di Kecamatan Manggung Pasaman

3)         Kompi IV berkedudukan di Bukit Gombak

4)         Kompi III dan Kompi Bantuan berkedudukan di Siteba Padang

b.         Sesuai surat keputusan Pangdam III/17 Agustus nomor: Sekp/201/XI/1966 Tanggal 5 November 1966. tantang perubahan susunan Yon ROI-II menjadi Yon ROI-64 dengan komposisi sebagai berikut:

1)         Kompi Markas dan Kompi Senapan-II menjadi Kompi Senapan-B  berkeduduan tetap di Padang Panjang.

2)         Kompi Senapan-I menjadi Kompi Senapan-A berkedudukan di Kecamatan Manggung Pasaman.

3)         Kompi Senapan-III  menjadi Kompi Senapan-C dan Kompi Bantuan berkedudukan di Siteba  Padang

c.         Berdasarkan surat keputusan Kepala Staf TNI-AD Nomor: Skep/12/XII/1984 Tanggal 17 desember 1984, tentang perubahan susunan Yon ROI 73 KE TOP ROI M-I 83 (perobahan/likuidasi Kodam III/17 Agustus menjadi Kodam I/Bukit Barisan) dengan komposisi sebagai berikut:

1)         Markas Batalyon, Kompi Markas dan Kompi Senapan-B  berkeduduan tetap di Padang Panjang

2)         Kompi Senapan-A berkedudukan di Kecamatan Manggung Pasaman

3)         Kompi Senapan-C, Kompi Bantuan berobah menjadi Kompi Senapan-D  berkedudukan tetep di Siteba  Padang

d.         Dasar Surat Perintah Danrem 032/ Wirabraja Nomor : Sprin/217/IV/1992 tanggal 30 April 1992, tentang pelaksanaan serah terima Pangkalan Yonif 133/Yudha Sakti dengan Secata B Rindam I/ Bukit Barisan di Air Tawar dan Lapai Padang. dengan komposisi sebagai berikut:

1)         Markas Batalyon, Kompi Markas dan Kompi Senapan-B  berkeduduan di Padang Panjang berobah kedudukan di Air Tawar Padang

2)         Kompi Senapan-A berkedudukan di Kecamatan Manggung Pasaman berobah kedudukan di Lapai Padang

3)         Kompi Senapan-C, Kompi Senapan-D berobah lagi menjadi Kompi Bantuan  berkedudukan tetap di Siteba  Padang

 

 Kondisi Sekarang.

Dasar Surat Perintah Danrem 032/Wirabraja Nomor : Sprin/217/IV/1992 tanggal 30 April 1992, tentang pelaksanaan serah terima Pangkalan Yonif 133/Yudha sakti dengan Secata B Rindam I/ Bukit Barisan di bawah pimpinan Danyon ke 21 Letkol Inf Nurdin Sulistyo Nrp 29094 di Air Tawar dan Lapai Padang, dengan komposisi sebagai berikut:

a.         Markas Batalyon, Kompi Markas dan Kompi Senapan-B  berkedudukan di Padang Panjang berobah kedudukan di Air Tawar Padang.

b.         Kompi Senapan-A berkedudukan di Kecamatan Manggung Pasaman berobah kedudukan di Lapai Padang.

c.         Kompi Senapan-C, Kompi Senapan-D berobah lagi menjadi Kompi Bantuan  berkedudukan tetap di Siteba  Padang.

   Lambang Satuan.

Tunggul Yudha Sakti

a.         Sesuai surat keputusan Menteri Panglima Angkatan Darat Nomor:Skep/223/II/1964 Tanggal 11 Maret 1964, Pangdam III/17 Agustus meyerahkan Tunggul Yudha Sakti kepada Dan Yonif 130.7

b.         Pada tanggal 20 Pebuari 1987 sesuai dengan surat keputusan Pangdam I/BB Nomor:Skep/98/II/1987. Pangdam I/BB Mayjen TNI Asmoyo menyerahkan Tunggul Yonif 133/YS kepada Dan Yonif 133/YS Letkol Inf Zalnofri di Medan dan sekaligus pada saat itu dilakukan pengesahan pemakaian lambang satuan setingkat Tunggul dalam jajaran Kodam I/BB.

Tunggul Yonif 133/YS terdiri dari dua lambang yaitu : bagian sebelah kanan adalah lambang Kodam I/BB sedangkan bagian sebelah kiri adalah lambang Yudha Sakti.

 

Lambang Satuan dan Bendera Perang Yudha Sakti

Pada tanggal 20 Pebuari 1987 sesuai dengan surat keputusan Pangdam I/BB Nomor:Skep/98/II/1987. Pangdam I/BB Mayjen TNI Asmoyo sekaligus pada saat itu dilakukan pengesahan pemakaian lambang satuan setingkat Tunggul dalam jajaran Kodam I/BB.

Brevet Yudha Sakti

     Sesuai surat Perintah Pangdam I/BB Nomor:Sprin/     /III/1999 Tanggal       1999, tentang Perintah agar tiap tiap satpur dan banpur jajaran Kodam I/BB membuat dan mengirimkan rencana Brifet lambang satuan masing masing dengan keterangan serta arti nya kepada Pangdam I/BB.

Pada tanggal  Pebuari 2000 sesuai dengan Surat Keputusan Kasad Nomor : Skep/    /II/2000. tentang pengesahan pemakaian Brifet lambang satuan Satpur dan Banpur dalam jajaran Kodam I/BB.

 Arti dan Makna Lambang Satuan.

a.         Berdasarkan Surat Keputusan Menpangad nomor : Skep/233/3/1964 tanggal 11 Maret 1964, Yonif 133/YS Kodam III 17 Agustus menerima tunggul dengan nama “Yudha Sakti” sebagai lambang kesatuan.

b.         Berdasarkan Surat Keputusan Pangdam I/ BB nomor : Skep/98/II/1987 tanggal 20 Pebruari 1987 tentang keterangan arti/ makna tunggul Yonif 133/YS Kodam I/BB sebagai berikut :

1)         Bentuk.

a)         Tunggul.

(1)       Tunggul Yonif 133/YS Kodam I/BB berbentuk persegi panjang dibuat dari bahan beludru warna hijau tua/ hijau lumut berjumbai kuning emas dari benang sutera.

(2)       Pada bagian muka sebelah kanan dilukiskan pataka Kodam I/BB.

(3)       Pada bagian muka sebelah kiri dilukiskan tunggul Yonif 133/YS Kodam I/BB dengan susunan sebagai berikut :

(a)       Tombak berpamor putih.

(b)       Api.

(c)        Bintang.

(d)       Sekuntum melati mekar berkelopak 7.

(e)       Tiga gunung melambangkan kesentosaan dan          kemakmuran.

(f)        Setangkai Padi.

(g)       Setangkai Bunga Kapas.

(h)       Pita dengan  Tulisan “Yudha Sakti”.

b)         Mahkota/Tiang         Tunggul Yonif 133/YS Kodam I/ Bukit Barisan menggunakan Mahkota/ tiang sama dengan Mahkota/ tiang Pataka Kodam I/ Bukit Barisan yang terdiri dari :

(1)       Bintang bersudut lima.

(2)       Genggaman tangan dengan lima jari.

(3)       Bunga melati berkelopak kecil tujuh dan berkelopak besar lima

(4)       Tiang dibuat dari kayu jati dipelitur coklat/ sawo matang.

2)         Ukuran

a)         Tunggul

(1)       Panjang                                 :   58 Cm

(2)       Lebar                                      :   42 Cm

(3)       Panjang tiang sampai

batas kedudukan kepala tiang      : 225 Cm

(4)       Garis tengah tiang (0)         :     4 Cm

3)         Tata Warna

a)        Tunggul.

(1)       Dasar kain beludru tua/ hijau rumput      :Hijau

(2)       Jumbai                                                           :Kuning emas

(3)       Tombak berpamor putih                              :Hitam/Putih/  Kuning

(4)       Tiga Gunung                                                :Hijau

(5)       Api berkobar                                                 :Merah

(6)       Rangkaian padi                                           :Emas

(7)       Rangkaian bunga kapas/daun                 :Putih hijau

(8)       Bintang                                                          :Kuning emas

(9)       Pita/ tulisan                                                   :Kuning/ Hijau

b)         Mahkota/ Tiang.

(1)       Mahkota (Kepala tiang) dibuat dari logam kuningan emas

(2)       Tiang dibuat dari kayu jati dipelitur coklat/ sawo matang.

(3)       Tiang dibuat  secara bersambung  dengan penyambung dari logam kuning emas berbentuk Pipa.

(4)       Tali berjumbai kuning emas dari benang Sutera.

4)         Arti dan Makna.

a)         Tunggul.

(1)       Lukisan.

(a)       Tombak berpamor putih, diartikan bahwa dalam melaksanakan tugas kewajibannya TNI – AD selalu berpedoman kepada Sapta Marga.

(b)       Tiga gunung melambangkan kesentausaan kemakmuran

(c)        Nyala api dengan lima lidah api melambangkan sebagai gelora jiwa prajurit yang berlandaskan Pancasila.

(d)       Rangkaian padi 45 butir, rangkaian bunga kapas delapan buah dengan daunnya 17 helai melambangkan Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 – 08 – 1945.

(e)       Bintang bersudut lima melambangkan Pancasila sebagai Falsafah Negara RI. Setiap prajurit membela dan mempertahankannya, juga diartikan sebagai lambang, simbol TNI – AD dimana terpatri lima kebulatan tekad dalam sumpah prajurit

(f)        Seloka “ Yudha Sakti “ adalah nama salah satu dari senjata keramat milik Satria Madukara Penengah Pendawa  (menurut cerita Pewayangan), Yonif 133/ YS sebagai kesatuan tempur selalu memiliki semangat berkobar-kobar bersemangat Proklamasi dan pendukung Pancasila serta pelaksana Sapta Marga yang sejati.

(2)       Tata Warna.

(a)       Kuning           : Kejayaan/ keluhuran.

(b)       Putih              : Kesuciaan, kejujuran.

(c)         Hijau               :Kesuburan, kemakmuran  dan kesejahteraaan.

(d)       Hitam              : Keteguhan/ keuletan.

(e)       Merah : Keberanian.

b)         Mahkota/Tiang.

(1)       Bintang bersudut lima melambangkan Pancasila sebagai falsafah negara RI. Setiap prajurit membela dan mempertahankannya, juga diartikan sebagai lambang, simbol TNI AD dimana terpatri lima kebulatan tekad dalam sumpah prajurit.

(2)       Genggaman tangan dengan lima jari, melambangkan bahwa dalam pelaksanaan tugas mempunyai landasan Pancasila yang setiap saat diamalkan.

(3)       Bunga melati berkelopak kecil tujuh dan berkelopak besar lima, melambangkan bahwa dalam pelaksanaan  tugas tetap berpegang teguh kepada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

(4)       Surya Sangkala “ CANDRA RASA GANDA JANMA”

– Candra        : Ciri : Sifat : Watak  :1

– Rasa                        : Rasa                         :9

– Ganda          : Bau                           :6

– Janma          : Manusia                  :1

Yang mengandung arti tahun kelahiran/dibentuknya Yonif 133/YS, tepatnya pada tanggal 22 April 1961 juga bermakna bahwa bagi setiap prajurit yang dapat menghayati watak dan pribadi pada kecenderungan rasa keperwiraan, keutamaannya, prajurit itulah yang dapat dipercaya untuk memikul tanggung jawab dan turut serta Memayu Hayu Nusa dan Bangsa.

11

17.       Macam Kegiatan Tradisi Satuan

 

a.         Acara tradisi penerimaan warga baru.

1)         Dalam rangka penerimaan warga baru diselenggarakan suatu acara tradisi satuan dengan tujuan :

a)         Untuk menanamkan rasa kebanggaan terhadap satuan Yonif 133/YS.

b)         Menanamkan/meningkatkan jiwa korsa terhadap rekan maupun satuan.

c)         Untuk membangkitkan semangat dalam melaksanakan serta membulatkan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI sebagai sumber kekuatan dan kejayaan Corps Yudha Sakti.

2)         Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sebagai berikut :

a)         Melaksanakan latihan adaptasi sesuai ketentuan dari komando atas.

b)         Acara tradisi dilaksanakan di depan Tugu Syuhada Yonif 133/YS dengan suatu upacara pada pukul 24.00 Wib yang dihadiri oleh seluruh perwira, perwakilan anggota maupun perwakilan Persit dengan acara kegiatan sebagai berikut :

(1)       Warga baru membawakan lagu Mars Yudha Sakti sebagai acara pendahuluan.

(2)       Penerimaan warga baru secara resmi dinyatakan oleh Dan Yonif 133/YS.

(3)       Ikrar Yudha Sakti diucapkan bersama-sama oleh warga baru diantaranya :

KAMI PRAJURIT YONIF 133/YS MENYADARI SEPENUHNYA :

–           BAHWA PANCASILA, SAPTA MARGA DAN  SUMPAH PRAJURIT ADALAH MERUPAKAN PEDOMAN HIDUP KAMI.

–           BAHWA KAMI PRAJURIT YONIF 133 / YUDHA SAKTI RELA BERKORBAN JIWA DAN RAGA, DEMI NUSA DAN BANGSA.

–           BAHWA KAMI AKAN TETAP MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN CORPS YONIF 133 / YUDHA SAKTI.

–           MAKA DIHADAPAN TUHAN YANG MAHA ESA, DALAM MEMASUKI KEHIDUPAN CORPS YONIF 133/ YUDHA SAKTI INI, KAMI MEMBULATKAN TEKAD UNTUK MEMPERTAHANKAN DAN MENGAMALKAN PANCASILA, MEMEGANG TEGUH SAPTA MARGA DAN SUMPAH PRAJURIT SEBAGAI SUMBER KEKUATAN KAMI KEJAYAAN CORPS YONIF 133/ YUDHA SAKTI.

12

Pada saat mengucapkan Ikrar Yudha Sakti diiringi dengan alunan lagu “Padamu Negeri”.

c)         Penyalaan lilin.        Seluruh warga baru menyalakan lilin satu persatu di depan Tugu Syuhada yang sebelumnya menyebutkan nama, pangkat, Nrp dan daerah asal dengan tujuan sebagai penerangan hati untuk mengingat para pahlawan yang gugur dalam melaksanakan tugas, sehingga kita akan siap untuk meneruskan/melanjutkan perjuangan cita-cita bangsa.

d)         Penyiraman air Yudha Sakti.        Air Yudha Sakti yang merupakan adonan air bunga tujuh rupa yang terdiri dari bunga kenanga,bunga cempaka,bunga melati,bunga ros,bunga dahlia,bunga merak dan bunga asoka.

Penyiraman pertama dilaksanakan oleh Dan Yonif 133 Yudha sakti kepada perwakilan maupun seluruh warga baru dan diikuti oleh seluruh perwira, perwakilan anggota, ibu-ibu Persit yang mengandung arti :

(1)       Air Yudha sakti mempunyai makna untuk membersihkan dan mensucikan diri setiap prajurit yang menjadi Warga Yudha Sakti dari perbuatan angkara murka, keji, dengki dan perbuatan yang dilarang oleh hukum dan agama.

(2)      Air Yudha Sakti mempunyai makna agar setiap prajurit yang menjadi Warga Yudha Sakti tertanam pada jiwanya kebanggaan dan rasa Corps Yudha Sakti.

(3)      Air Yudha Sakti mempunyai makna agar setiap prajurit Yudha Sakti dapat menjunjung tinggi nama baik Batalyon Infanteri 133/ Yudha Sakti khususnya TNI-AD.

b.         Penerimaan keluarga baru (Persit).         Dalam penerimaan anggota Persit diawali dengan pemeriksaaan dan penelitian secara ketat terhadap calon isteri baik administrasi dan fisik serta menghadapkan calon isteri tersebut kepada Danru sampai Komandan Batalyon.

c           Tugu Syuhada.        Tugu Syuhada didirikan pada tanggal 9 Mei 1983, yang maksudnya untuk mengenang para Pahlawan Yonif 133/ Yudha Sakti yang gugur dalam mengemban tugas suci dari Negara dan Bangsa Indonesia.

d.         Nama-nama Prajurit yang gugur di medan bhakti diabadikan pada tugu pahlawan tersebut, sehingga diharapkan dari pada prajurit penerus di satuan ini akan dapat menghargai  dan mengenang pengorbanan jiwa raga dari pendahulunya yang selanjutnya akan dijadikan suri tauladan dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

e.         Lagu Mars Satuan.

 

 

 

 

13

 

= MARS YUDHA SAKTI  =

4/4  Bersemangat                                                     Ciptaan :  Peltu D.I. Salim

3        2     /     i   7     i        3   /   5     .      6   5     1   /

Yu-  dha    Sak-ti  ba-  tal – yon     ki-  ta  Ber-

6     5    4     3    /   3     .    2    3     .    2   / 1     7     1      3 /

sa-  tu  dan  per-    ka-       sa  Ku –    ning  hi-  jau war-  na

5    .    6   .   7     i      /   2      i    7    6    /  5     .  0   5    .   5 /

lam-   bang-nya  me –    gah  s’nanti- a –    sa                 Tin –

i    .  5    3    1    /   6   .   4    2     5     /    6      7      i   .  6 /

dak   kar-ya Bra –   ma    ca – ra  Am  –    bek  pra-ma    ar-

7  . 0   3     /    4     5    6   7   /    i       .    2   3   .   4  /

ta       Am       puh sak- ti  pan-    tang     ingkar   An-

3  .   i    2  .  7   /  i  . 0    i     .   7   / /       6    6    .  5

di-    ka sa – tri   -a       Mus-   nah  –      kan mu-  suh

4     7    .    6  /   5        5   .    4  3   6  .  5   /  4    4  .  3

mu  jun –   jung- lah bang    -sa-mu In – do – ne- sia  nan

2   6   /  5  .  0  i   .  7  /  6    6    .   5  4     7    .    6   /

a- ba-   di      La-   tih-  lah  di –   ri-mu Kem – bang-

5    5   .  4   3    5    .  5 /    6     6    7   5 /    i  . 0  / /

kan kar – ya-mu Ba-   tal-  yon Yudha Sak -ti.

    Personel dan Pimpinan Satuan.

a.         Personel.

1)         Personel saat pembentukan Yonif 133/YS terdiri dari para Angkatan 45 dan Tamtama Remaja, Angkatan 45 sebagai pasukan inti berasal dari Kesatuan Dinas Jawatan Slagorde Kodam VII/Diponegoro sedangkan Tamtama Remaja berasal dari Milwa Lulusan Secata Dodik III Bogor.

2)         Berdasarkan Surat Keputusan Pangdam III/17 Agustus Nomor Skep/41/X/1969 tanggal 16 Mei 1969, tentang Penggabungan Kompi Raiders “R” Bukit Gombak masuk organisasi Yonif 133/Yudha Sakti secara taktis maupun administrasi terhitung mulai tanggal 16 Mei 1969.

b.         Nama-nama Komandan Satuan :

Danyon Pertama :

Mayor Inf Soegino Nrp 10978

Tmt 21-10-1961 s.d 23-03-1962

Danyon Kedua    :

Mayor Inf Ramelan Nrp 12683

Tmt 23-03-1962 s.d 20-08-1962

 Danyon Ketiga    :

Mayor Inf Soebandi Nrp 10690

Tmt 20-08-1962 s.d 04-05-1963

Danyon Keempat  :

Mayor Inf Soenardi Nrp 17984

Tmt 04-05-1963 s.d 15-02-1964

 Danyon Kelima   :

Letkol Inf Slamet Nrp 11683

Tmt 15-12-1964 s.d 21-10-1965

Danyon Keenam :

Mayor Inf Moch. Jamil Nrp 11146

Tmt 21-10-1965 s.d 02-05-1967

Danyon Ketujuh  : Mayor Inf Ismail Nrp 289427

Tmt 02-05-1967 s.d 01-06-1968

Danyon Kedelapan : Mayor Inf Soemadi Nrp 257224

Tmt 01-07-1968 s.d 07-05-1969

Danyon Kesembilan  : Mayor Inf Suyoto Nrp 212622

Tmt 07-05-1969 s.d 23-01-1970

Danyon Kesepuluh : Mayor Inf Wawan Suwandi Nrp 18492

Tmt 02-03-1970 s.d 13-04-1972

Danyon Kesebelas  :  Mayor Inf Sugiarto Nrp 19297

Tmt 13-04-1972 s.d 01-08-1972

Danyon Kedua Belas: Mayor Inf Mastar Nrp 19038

Tmt 01-08-1972 s.d 30-08-1973

 Danyon Ketiga Belas: Mayor Inf J.Simangunsong Nrp 19002

Tmt 30-08-1973 s.d 28-08-1975

Danyon Keempat Belas:  Mayor Inf  Noer Bahri Pamuncak Nrp 19342

Tmt 28-08-1975 s.d

06-05-1978

Danyon Kelima Belas

Mayor Inf Abdul Kahfi Nrp 20855

Tmt 06-05-1978 s.d

10-06-1980

Danyon Keenam Belas

Mayor Inf R. Adang Ruchiatna Nrp 21331

Tmt 10-06-1980 s.d 25-11-1982

Danyon Ketujuh Belas

Letkol Inf Y. Sapuan Toyib Nrp 22202

Tmt 25-11-1982 s.d 09-06-1984

Danyon Kedelapan belas

Letkol Inf Gustiar Agus Nrp 22139

Tmt 09-06-84 s/d 19-08-1985

Danyon Kesembilan belas

Letkol Inf Zalnofri Nrp 23455

Tmt 19-08-1985 s.d19-10-1987

Danyon Kedua Puluh

Letkol Inf SM. Simanjuntak Nrp. 24291

Tmt 19-10-1987 s.d 30-08-1989

Danyon ke Duapuluh satu

Letkol Inf Nurdin Sulistiyowarno

Tmt 30-08-1989 s.d 23-07-1994

 Danyon Kedua Puluh dua

Mayor Inf  Djumadi Nrp 29094

Tmt 23-07-1994 s.d 25-07-1995

 Danyon Kedua puluh tiga

Mayor Inf Ali Imron Kadir Nrp 29265

Tmt 25-07-1995 s.d 27-07-1996

Danyon Kedua puluh empat

Mayor Inf Yoga S Nrp 29469

Tmt 27-07-1996 s.d 30-07-1997

Dannyon Kedua puluh lima

Letkol Inf R. Agus Listiyowarno Nrp 29660

Tmt 30-07-1997 s/d  15-06-1999

 Danyon kedua puluh enam

Letkol Inf Purwanto Nrp 30037

Tmt 15-06-1999 s/d 09-05-2000

Danyon kedua puluh tujuh

Mayor Inf Bambang Prasetyo Nrp 30437

Tmt 09-05-2000 s/d 01-01-2001

 Danyon kedua puluh delapan

Mayor Inf Iwan Sihar Marpaung Nrp 30857

Tmt 01-01-2001 s/d 01-02-2003

29)

 Danyon kedua puluh sembilan

Mayor Inf Indra Maulana Harahap Nrp 32326

Tmt 01-02-2003 s/d 01-01-2004

30)

 Danyon ketiga puluh 

Letkol Inf Iwan Barli Setiawan Nrp 31535

Tmt 01-01-2004 s/d 01-01-2005

Danyon Ketigapuluh Satu

Letkol Inf Yusman Madayun Nrp 32655

Tmt 01-10-2005 s.d 15-10-2007

 Danyon Ketigapuluh Dua

Letkol Inf Habzen Sianturi, S.IP NRP 1910028800565

Tmt 15-10-2007 s.d 01-06-2009

Danyon Ketigapuluh Tiga

Letkol Inf Eduart Hendrik Nrp 11930074480370

Tmt 01-06-2009 s.d 06-03-2012.

Danyon Ketigapuluh Empat

Letkol Inf Rekso Sukmono Nrp 11950041530672

Tmt 06-03-2012 s.d sekarang

.Tugas Operasi Militer untuk Perang.

a.         Tahun 1965 s.d. 1966 Operasi Penumpasan G.30 S/PKI didaerah Tandikat Kab. Padang Pariaman.

b.         Tahun 1977 s.d. 1978 Operasi Seroja di Timor-Timur ( 1 SSK ).

c.         Tahun 1978 s.d. 1979 Operasi Seroja di Timor-Timur ( 1 SSK ).

d.         Tahun 1978 s.d. 1979 Operasi Natuna kepulauan Riau ( 1 SSK ).

e.         Tahun 1979 Operasi Halilintar di Kepulauan Riau ( 1 SSK ).

f.          Tahun 1979 s.d. 1980 Operasi Halilintar di Kepulauan Riau ( 1 SSK ).

g.         Tahun 1981 Operasi Seroja di Timor-Timur ( 1 Yon ).

h.         Tahun 1985 s.d. 1986 Operasi Seroja di Timor-Timur ( 1 SSK ).

i.          Tahun 1986 s.d.1987 Operasi Seroja di Timor (BP Yonif 122/TS 1 SSK ).

j.          Tahun 1987 s.d. 1988 Operasi Seroja (BP Yonif 122/TS 1 SSK ).

k.         Tahun 1990 s.d. 1991 Operasi Jaring Merah I di Aceh ( 2 SSK ).

l.          Tahun 1991 Operasi Jaring Merah II di Aceh ( 2 SSK ).

m.        Tahun 1991 s.d. 1992 Operasi Jaring Merah III di Aceh ( 1 SSK ).

n.         Tahun 1992 s.d. 1993 Operasi Seroja di Timor-Timur ( 1 SSK ).

o.         Tahun 1993 s.d. 1994 Operasi Jaring Merah IV di Aceh ( 1 SSK ).

p.         Tahun 1994 s.d. 1995 Operasi Jaring Merah V di Aceh ( 2 SSK ).

q.         Tahun 1995 s.d. 1996 Operasi Jaring Merah VI di Aceh ( 1 SSK ).

r.          Tahun 1997 s.d. 1998 Operasi Jaring Merah VIII di Aceh ( 2 SSK ).

s.         Tahun 1998 s.d. 1999 Operasi Wibawa di Aceh ( 1 SSK ).

t.          Tahun 1999 Operasi Sadar Rencong di Aceh ( 1 Yon ).

u.         Tahun 2000 Satgas Rajawali di Aceh ( 1 SSK ).

v.         Tahun 2000 Operasi Cinta Meunasah di Aceh ( 3 SSK )

w.        Tahun 2000 s.d. 2001 Operasi Pam perbatasan Timor Barat di Atambua NTT (1SSK)

x.         Tahun 2002 s.d. 2003 Opslihkam di Nanggroe Aceh Darussalam ( 1 Yon ).

  1. Tahun 2004 s/d 2005 Pam Wil di Nanggroe Aceh Darussalam ( 1 Yon ).

z.         Tahun 2010 s/d 2011 Pam Rah Wan Maluku (1 Yon)

20.       Tugas Operasi Militer selain Perang.

a.         Tugas Pengamanan.

1)         Tahun 1984 s.d. 1985 pengamanan Objek Vital di Kepulauan Mentawai.

2)         Tahun 1987 pengamanan RI-1di Simpang Empat Pasaman Barat dan Indarung Padang ( 2 SSK ).

3)         Tahun 1987 pengamanan Pemilu di Kab. Pasaman, Kab. Pesisir Selatan dan Kodya Padang ( 3 SSK ).

4)         Tahun 1992 pengamanan Pemilu di Kab. Pesisir Selatan dan Kodya Padang (2 SSK).

5)         Tahun 1993 pengamanan RI-2 di Kodya Padang, Kodya Padang Panjang dan Kab. Solok ( 3 SSK ).

6)         Tahun 1995 pengamanan RI-2 di Kodya Padang dan Kab. Padang Pariaman (3 SSK)

7)         Tahun 1995 dua SSK pengamanan Ratu Beatrix diwilayah Sumbar (3 SSK).

8)         Tahun 1999 pengamanan RI-1 diwilayah Sumbar.

9)         Tahun 2003 pengamanan RI-1 diwilayah Sumbar.

10)      Tahun 2004 pengamanan RI-1 diwilayah Sumbar.

11)      Tahun 2004 pengamanan Pemilu di wilayah Sumbar.

12)      Tahun 2005 pengamanan Pilkada di Kab. Sawah Lunto Sijunjung (1 SST)

 13)      Tahun 2006 pengamanan RI-1 diwilayah Sumbar.

           

  Tugas Operasi Bhakti.

1)         Tahun 1982 AMD ke VIII di Kab. Sawah Lunto Sijunjung.

2)         Tahun 1982 AMD ke IX di Purwakarta Jawa Barat.

3)         Tahun 1982 AMD ke X di Kab. Pesisir Selatan.

4)         Tahun 1983 AMD ke XI di Kodya Padang.

5)         Tahun 1983 AMD ke XII di Suka Bumi Jawa Barat.

6)         Tahun 1983 AMD ke XIII di Kab. Pasaman.

7)         Tahun 1983 AMD ke XIV di Kab. Pesisir Selatan.

8)         Tahun 1984 AMD ke XV di Kodya Padang.

9)         Tahun 1984 AMD ke XVI di Kab. Sawah Lunto Sijunjung.

10)      Tahun 1984 AMD ke XVII di Kab. Solok.

11)      Tahun 1985 AMD ke XVIII di Kab. Pesisir Selatan.

2)         Tahun 1985 AMD ke XIX di Kodya Padang.

13)      Tahun 1985 AMD ke XX di Kab. Sawah Lunto Sijunjung.

14)      Tahun 1986 satu SSK AMD ke XXII di Kab. Tanah Datar.

15)      Tahun 1987 AMD ke XXIV di Kab. Solok.

16)      Tahun 1987 AMD ke XXVI di Kab. Pesisir Selatan.

17)      Tahun 1988 AMD ke XXVIII di Kab. Sawah Lunto Sijunjung.

18)      Tahun 1988 AMD ke XXIX di Kab. Tanah Datar.

19)      Tahun 1989 AMD ke XXX di Kab. Solok.

20)      Tahun 1989 AMD ke XXXI di Kab. Padang Pariaman.

21)      Tahun 1989 AMD ke XXXII di Kab. Pesisir Selatan.

22)      Tahun 1990 AMD ke XXXV di Kab. Padang Pariaman.

23)      Tahun 1991 AMD ke XXXVI di Kab. Tanah Datar.

24)      Tahun 1991 AMD ke XXXVII di Kab. Pasaman.

25)      Tahun 1991 AMD ke XXXVIII di Kab. Pesisir Selatan.

26)      Tahun 1992 AMD ke XXXIX di Kab. Sawah Lunto Sijunjung.

27)      Tahun 1992 AMD ke XLI di Kab. Tanah Datar.

28)      Tahun 1993 AMD ke XLII di Kab. Padang Pariaman.

29)      Tahun 1993 AMD ke XLIII di Kab. Pasaman.

30)      Tahun 1993 AMD ke XLIV di Kab. Solok.

31)      Tahun 1994 AMD ke XLV di kab. Pesisir Selatan dan 50 Kota.

32)      Tahun 1994 AMD ke XLVIII di Kab. Agam.

33)      Tahun 1995 Bhakti ABRI penanggulangan banjir di Kab. Solok.

34)      Tahun 1995 Bhakti ABRI penanggulangan Gempa Bumi di Kab. Kerinci Jambi.

35)      Tahun 1996 AMD ke LI di Kab. Solok.

36)      Tahun 1996 AMD ke LII di Kab. Pesisir Selatan.

21

37)      Tahun 1997 TMMD ke LIX di Kab. Solok.

38)      Tahun 1997 TMMD ke LXIII di Kab. Sawah Lunto Sijunjung.

39)      Tahun 2000 TMMD ke LXV di Kab. Agam.

40)      Tahun 2000 TMMD ke LXV  di  Kab. Padang Pariaman.

41)      Tahun 2001 TMMD ke LXVI di Kab. Pasaman.

42)      Tahun 2002 TMMD ke LXVII di Kab. Solok.

43)      Tahun 2003 TMMD ke LXVIII di Kab. Agam.

44)      Tahun 2004 TMMD ke LXIX di Kab. Pesisir Selatan

45)      Tahun 2005 TMMD ke LXX di Kab. 50 Kota

46)         Tahun 2006 TMMD ke LXXVI di Kab. Padang Pariaman.

47)         Tahun 2009 TMMD ke LXXXVII di kab. Pessel.

48)         Tahun 2012 TMMD ke LXXXVIII di Kab. Sijunjung dan Kodya Padang.

  Kesimpulan.

Batalyon Infanteri 133/YS dengan tunggul kebanggaan Yudha Sakti dibawah naungan Kodam I/BB memiliki daya kekuatan yang ampuh/ sakti. Dalam pelaksanaan tugas selalu percaya kepada kekuatan diri sendiri dengan berpedoman kepada Undang-undang Dasar 1945, Pancasila dan memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit demi kemakmuran dan kejayaan Bangsa dan Negara. Oleh karena itu nilai nilai historis yang terkandung dalam Sejarah satuan. Lambang satuan dan Tradisi satuan harus selalu dilestarikan. dipelihara serta didokumentasikan dengan baik dan benar oleh seluruh staf Yonif 133/YS sehingga satuan akan selalu memiliki sumber data dan informasi yang authentik.

PENUTUP

22)      Penutup.       Demikian penulisan  Validasi Sejarah Satuan Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti dibuat agar dapat menumbuhkan jiwa korsa dan kecintaan terhadap satuan sehingga berguna bagi Seluruh Prajurit Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti dimasa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s